Material untuk membuat kusen pintu, jendela, dan lubang ventilasi makin beragam. Dulu kita hanya mengenal kayu, lalu muncul bahan-bahan baru, seperti aluminium dengan berbagai motif pilihan. Kini kita punya pilihan lain, yakni kusen beton.
Salah satu produsen kusen beton ada di Bali, pemiliknya bernama I Made Sudjana, pensiunan Waskita Karya. Ide membuat kusen beton ini diakuinya karena harga kayu sudah terlalu mahal untuk kantongnya. Ia sudah sehari-hari menekuni pembuatan beton sehingga aplikasi ke kusen tidaklah sulit. Bahan dasar kusen terdiri dari semen dan pasir, namun ada juga yang memesan dengan debu batu agar kualitasnya bertambah, namun harganya pun jadi lebih mahal.
Kusen beton bikinan Sudjana ini bermerek MR Patent yang dapat dibeli dalam bentuk siap pasang. Kualitas beton cukup baik–mutu beton K383 melebihi mutu standarnya: K225–sehingga tak mudah rusak. Kusen yang kita pesan nantinya sudah lengkap dengan engselnya (jendela atau pintu).
Kalau kita ingin memesan, butuh setidaknya waktu 1 bulan untuk pembuatannya. Proses pencetakannya tak lama, hanya dalam sehari, tapi proses pematangannya butuh 28 hari. Selanjutnya, proses finishingnya, beton perlu didempul dulu agar halus, agar siap dicat. Pengecatan bisa dilakukan setelah kusen terpasang pada tembok. Sementara, ukurannya bebas, disesuaikan dengan desain pintu dan jendela.











dipalangkaraya ada ga yang produksi ??????????????